Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Penembakan Charlie Kirk Guncang AS, Pasar Waspadai Dampaknya ke USD dan Ekonomi
Thursday, 11 September 2025 23:16 WIB | ECONOMY |Amerika

Amerika Serikat kembali diguncang tragedi politik setelah Charlie Kirk, tokoh konservatif sekaligus pendukung dekat Donald Trump, tewas ditembak saat menghadiri acara di Utah Valley University. Peristiwa ini segera memicu kehebohan nasional, mengingat Kirk dikenal sebagai figur muda yang berpengaruh dalam gerakan konservatif dan sering menjadi penggerak basis pemilih Trump.

Penembakan ini dikhawatirkan memperdalam polarisasi politik di AS, dengan kubu Republik melihatnya sebagai serangan terhadap kebebasan berbicara, sementara isu pengendalian senjata kembali mencuat di publik. Ketidakpastian politik ini berpotensi meningkatkan risiko sosial menjelang pemilu, memicu keresahan pasar keuangan yang sensitif terhadap stabilitas domestik.

Dari sisi finansial, peristiwa ini mendorong pasar masuk ke mode risk-off. Investor cenderung melirik aset aman seperti emas dan obligasi AS, sementara saham berpotensi tertekan akibat kekhawatiran ketidakstabilan politik. Emas (XAUUSD) berpotensi mendapat dorongan tambahan setelah sebelumnya sudah bertahan di atas $3.600 per ons.

Untuk mata uang, dolar AS (USD) menunjukkan dua kemungkinan arah:

Jangka pendek: USD bisa melemah karena investor khawatir akan stabilitas politik dalam negeri.

Jangka menengah: justru bisa menguat karena dolar dianggap sebagai aset safe haven global ketika ketidakpastian meningkat.

Sementara itu, dampak terhadap minyak (Brent dan WTI) bersifat campuran. Jika USD melemah, harga minyak bisa terdorong naik, namun kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat instabilitas politik berpotensi menekan permintaan energi.

Secara keseluruhan, penembakan Charlie Kirk bukan hanya tragedi politik, tetapi juga menjadi katalis baru bagi dinamika pasar global. Investor kini menanti respons pemerintah dan bank sentral AS dalam menjaga stabilitas, baik di ranah politik maupun ekonomi.(Cay)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS